AKURASI PENGUKURAN TAJAM PENGLIHATAN MENGGUNAKAN PEEK ACUITY OLEH KADER KESEHATAN YANG BELAJAR MANDIRI BERBASIS VIDEO Cetak

PENDAHULUAN

Berdasarkan data World Health Organizations (WHO), 80% dari gangguan penglihatan dan kebutaan dapat dicegah atau diterapi. Deteksi gangguan penglihatan pada tingkat komunitas melalui pemeriksaan tajam penglihatan secara berkala bertujuan mengidentifikasi individu dengan gangguan penglihatan sehingga tatalaksana yang tepat dapat segera diberikan.Pemberdayaan kader kesehatan dapat menjadi solusi dalam mengatasi terbatasnya sumber daya manusia untuk melakukan program penapisan tajam penglihatan. Penggunaan teknologi dapat digunakan untuk membantu pemeriksaan oftalmologi.8 Aplikasi PEEK (portable eye examination kit) Acuity, yang telah tervalidasi dengan kartu ETDRS sebagai baku emas pemeriksaan tajam penglihatan, dapat digunakan pada smartphone berbasis Android sebagai pengganti kartu tajam penglihatan di komunitas.

Kader kesehatan yang telah terlatih dan terampil menggunakan aplikasi PEEK Acuity pada smartphone pribadinya, dapat membantu bahkan menggantikan petugas kesehatan melakukan penapisan penderita gangguan penglihatan dan kebutaan ditingkat komunitas.

Kader kesehatan memerlukan pembekalan keterampilan cara penggunaan aplikasi PEEK Acuity agarpemeriksaan tajam penglihatan dapat dilakukan dengan benar dan hasilnya akurat. Penelitian sebelumnya yang dilakukan Irilla menunjukkan bahwa kader yang dibekali pelatihan langsung tatacara penggunaan PEEK Acuity oleh tenaga ahli menunjukkan akurasi pemeriksaan yang baik.

Namun pelatihan memerlukan waktu, biaya, dan tenaga yang tidak sedikit. Kader yang dapat mempelajari secara mandiri penggunaan aplikasi ini, serta mampu memberikan hasil pemeriksaan tajam penglihatan yang akurat diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan membantu proses penapisan tajam penglihatan secara lebih efektif. Media pembelajaran mandiri antara lain menggunakan modul buku, audio, dan video panduan. Pada penelitian Irilla, kader yang belajar mandiri melalui panduan tertulis, berupa buku, akurasi pemeriksaannya kurang baik.

Hasil yang berbeda ditunjukkan oleh penelitian Rahayu yang menunjukkan akurasi tajam penglihatan yang baik pada siswa berusia 12-14 tahun setelah guru belajar secara mandiri menggunakan buku petunjuk penggunaan PEEK Acuity.

Latar belakang

Pendidikan kader yang beragam dapat mempengaruhi pemahaman mempelajari media tertulis secara mandiri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa media tertulis kurang efektif dalam pembelajaran keterampilan bila dibandingkan media audiovisual.

Media audiovisual memberikan stimulus gambar bergerak dan suara, sehingga membuat gagasan dan informasi yang disampaikan menjadi lebih menarik, jelas, dan mudah dipahami.

Video panduan sebagai media pembelajaran diharapkan dapat memberi kemudahan

kader untuk mempelajari penggunaan PEEK Acuity sehingga dapat terampil dan memberikan akurasi hasil pemeriksaan yang baik. Kemudahan penggunaan PEEK Acuity oleh kader kesehatan yang belajar mandiri melalui video panduan dapat dinilai dari kesesuaian hasil pemeriksaan tajam penglihatan menggunakan PEEK Acuity yang dibandingkan dengan baku emas, kartu ETDRS.

Penelitian ini bertujuan untuk menilai akurasi hasil pemeriksaan tajam penglihatan jauh menggunakan aplikasi PEEK Acuity oleh kader kesehatan yang belajar mandiri berbasis video Pengukuran tajam penglihatan menggunakan PEEK Acuity oleh kader yang belajar mandiri melalui video memiliki hasil yang akurat

Daftar Pustaka

1. Resnikoff S, Pararajasegaram R. Blindness prevention programmes: past, present, and future. Bull World Health Organ. 2001;79(3):222–6.

2. Pascolini D, Mariotti SP. Global estimates of visual impairment : 2010. 614 Br J Ophthalmol. 2012;614–9.

3. World Health Organization. Global Initiative for The Elimination of Avoidable Blindness. Action Plan 2006-2011. Geneva; WHO. 2011

4. Hubley J, Gilbert C. Eye health promotion and the prevention of blindness in developing countries: Critical issues. Br J Ophthalmol. 2006;90(3):279–84.

5. Macgregor T, Dickinson J, Klarenbach S, Bacchus M, Freeman E. Protocol : Screening for impaired visual acuity and vision- related functional limitations in adults 65 years and older in primary health care. 2016;1–57.

6. Allen CG, Escoffery C, Satsangi A, Brownstein JN. Strategies to Improve the Integration of Community Health Workers Into Health Care Teams: “A Little Fish in a Big Pond.” Prev Chronic Dis 2015;12:150199.

7. Andriamanjato HH, Mathenge W, Kalua K, Courtright P, Lewallen S. Task shifting in primary eye care : how sensitive and specific are common signs and symptoms to predict conditions requiring referral to specialist eye personnel ? Hum Resour Health. 2014;12(Suppl 1):S3.

8. Zvornicanin E, Zvornicanin J, Hadziefendic B. The Use of Smart phones in Ophthalmology. ACTA Inf MED. 2014;22(2):206–9.

9. Bastawrous A, Rono HK, Livingstone IAT, Weiss HA, Jordan S, Kuper H, et al. Development and validation of a smartphone-based visual acuity test (peek acuity) for clinical practice and Community-Based Fieldwork. JAMA Ophthalmol. 2015;133(8):930–7.

10. Irilla S, Halim A, Kartiwa RA. Akurasi Pengukuran Tajam Penglihatan Menggunakan Peek Acuity oleh Kader yang Dilatih dan Kader yang Belajar Mandiri. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Cicendo Bandung. 2018.

11. Rahayu ID, Ratnaningsih N, Setiohadji B. Akurasi Pengukuran Tajam Penglihatan Menggunakan Peek Acuity oleh Guru yang Diberi Pelatihan dan Belajar Mandiri. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Cicendo Bandung. 2018.

12. Florez-Arango JF, Sriram Iyengar M, Dunn K, Zhang J. Performance factors of mobile rich media job aids for community health workers. J Am Med Informatics Assoc. 2011;18(2):131–7.

13. Rasul S, Bukhsh Q, Batool S. A study to analyze the effectiveness of audio visual aids in teaching learning process at university level. Procedia - Soc Behav Sci. 2011;28:78–81.

14. Lehmann U, Sanders D. Community healh workers: What do we know about them? World Heal Organ. 2007

15. Kalua K, Ng’ongola RT, Mbewe F, Gilbert C. Using primary health care (PHC) workers and key informants for community based detection of blindness in children in Southern Malawi. Hum Resour Health. 2012;10:1–7.

16. Clarke EL, Evans JR SL. Community screening for visual impairment in older people. J Am Geriatr Soc. 2018;49(5):673–5.

17. Services USD of H and H. Training Community Health Workers : Using Technology and Distance Education. Community Health.2006;(April):43.

18. Commissioned by the iheed Institute, the Barr Foundation, the mHealth Alliance and the MHA. Preparing the next generation of community health workers : The power of technology FOR training. In 2012.

19. Gatara M, Cohen JF. 9 th Health Informatics in Africa Conference (HELINA 2014 ) Mobile-health tool use and community health worker performance in the Kenyan context : a quasi-experimental post-test perspective. J Heal Informatics Africa. 2014;(Helina).

20. Inventory A, Review A. mHealth Support Tools for Improving the Performance of Frontline Health Workers : In 2014.

21. Bluestone J, Johnson P, Fullerton J, Carr C, Alderman J, Bontempo J. Effective in-service training design and delivery : evidence from an integrative literature review. Hum Resour Health. 2013;11(1):51.

(Tesis dr Revanggi Marendra, PMN RS Mata Cicendo)