Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

 

Follow Us

Who's Online

 Tamu : 133 
Cicendo Eye Hospital
Bijak Menggunakan Lensa Kontak (Bagian II) PDF Cetak E-mail

Tips Memilih Lensa Kontak
Sumber : disarikan dari Majalah Mata PMN RS Mata Cicendo Edisi 13)

Hasil gambar untuk langkah memakai lensa kontak

Sebelum memilih lensa kontak, periksakanlah terlebih dulu kondisi mata anda ke Dokter Mata, ini penting karena ada beberapa kondisi (kontra indikasi) yang membuat seseorang sama sekali tidak boleh memakai lensa kontak, seperti alergi atau infeksi yang masih aktif atau refkel mengedip terganggu (penderita belpasi atau kelumpuhan pada syaraf wajah), sehingga mata cenderung kering.

Dokter Mata akan menentukan lensa kontak yang sesuai, tergantung kondisi mata, air mata, dan tujuannya. Jika memilih soft lens, biasanya dokter menyarankan dari jenis daily disposable.

Jika ada tanda-tanda masalah disarankan untuk mengubah lensa atau mengatur ulang jadwal pemakaian lensa kontak, serta periksakan mata dan lensa kontak setiap 6 bulan sekali ke dokter mata.

Jangan sembarangan membeli lensa kontak. Belilah lensa kontak disertai resep dokter agar ukuran lebih tepat dan tidak mengakibatkan komplikasi.\

Ukuran Minus terbatas. Dari produsennya, lensa kontak RGP biasanya dibatasi hingga minus 25, sementara soft lens hanya tersedia sampai minus 10.

Bagi Mata sensitif, warna pada softlens bisa menyebabkan iritasi. Secara umum, softlens berwarna hanya baik digunakan bagi mata yang normal untuk menunjang penampilan. Waspadai gejala mata merah, gatal, berair, rasa tak nyaman, mata terasa sakit, dan penurunan tajam penglihatan.

Bersihkan RGP atau Softlens secara teratur. Cara membersihkan RGP sama dengan softlens, hanya cairannya saja yang berbeda. Saat ini banyak cairan all in one, yaitu sekaligus pencuci, perendam, desinfektan, hingga lubrikan. Untuk mata sensitif dapat diganti dengan pembilas tanpa bahan pengawet.

Kensa kontak tidak hanya berukuran kecil dan mudah hilang, namun halus dan relatif mudah rusak. Beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya :

  • Jangan mengambil lensa kontak dengan kuku;
  • Letakan lensa kontak dengan posisi tepat dengan bagian mangkuk jangan berubah;
  • Dua buah lensa kontak jangan tertukar untuk tiap mata;
  • Jangan menggunakan lensa kontak ketika tidur karena bila jenis lensa kontak tidak tepat berisiko menghambat aliran oksigen ke kornea yang dapat menyebabkan peradangan hebat hingga potensi menimbulkan kerusakan permanen;
  • Cucilah tangan dan keringkan sebelum menyentuh lensa kontak;
  • Perhatikan bila terjadi goresan pada lensa kontak;
  • Letakan lensa kontak pada ujung jari dengan posisi mangkuk menghadap atas;
  • Tahan kelpoak mata agar tetap terbuka, lalu tempelkan perlahan pada bola mata;
  • Jika sudah menempel dengan baik, kedipkan mata kea rah bawah agar posisi lensa kontak tepat pada permukaan kornea mata anda.

 

 
Bijak Menggunakan Lensa Kontak (Bagian I) PDF Cetak E-mail

Sumber : disarikan dari Majalah Mata PMN RS Mata Cicendo Edisi 13)

Kenali Jenis Lensa Kontak

Banyak alasan yang membuat seseorang menngunakan lensa kontak. Pada beberapa masalah penglihatan, lensa kontak memberikan visi atau hasil penglihatan yang lebih baik daripada kacamata. Orang yang aktivitasnya membutuhkan bidang pandang yang luas cocok menggunakan lensa kontak, karena sisi penglihatannya tidak terhalang oleh bingkai kacamata.

 

Sebagian memilih menggunakan lensa kontak karena alasan penampilan atau fashion. Mereka menggunakan lensa kontak berwarna agar mata mereka terlihat menarik atau menggunakan lensa kontak yang bening karena mereka merasa terganggu apabila menggunakan kacamata.

 

Beragam jenis dan merek lensa kontak yang ditawarkan saat ini terkadang membuat kita sulit menentukan lensa kontak apa yang tepat digunakan. Terkadang malah terjebak oleh lensa kontak dengan merek ternama saja padahal belum tentu sesuai dengan kebutuhan.

Sebaiknya sesuaikan tipe lensa kontak yang akan digunakan dengan kebutuhan penglihatan, gaya hidup, dan kondisi mata kita. Salah satu faktor yang menentukan kualitas lensa kontak yang baik adalah material yang digunakan, dengan mengetahui jenis-jenis lensa kontak.

Pertama, Jenis lensa lunak atau Soft Contact Lens (SCL) berbahan HEMA (Hydroxyethyl methacrylate) yang bisa digunakan untuk jangka pendek, sehari-hari, ataupun jangka panjang. Terbuat dari material lembut dan fleksibel dan menyerap air serta sesuai dengan bentuk mata. Tampilan fisik yang lembut dan lentur membuat lensa kontak ini cukup nyaman digunakan. Karena sifatnya yang mudah menyerap air, kondisi ini membuat softlens terasa kering, khususnya pada mereka yang tidak memiliki cukup air mata atau berada pada kondisi ruangan ber AC.

Kedua, jenis lensa kontak keras atau Rigid Gas Permeable (RGP) yang biasanya digunakan hanya untuk penggunaan jangka panjang. Terbuat dari rigid gas-permeable plastic yang hanya mengcover bagian kornea. RGP biasa disebut juga semi-hardlens, karena memang fisiknya yang keras dan kaku sehingga tingkat kenyamanannya relative rendah. Meskipun demikian, RGP diklaim sebagai lensa kontak yang memiliki daya tembus oksigen paling tinggi sehingga baik untuk kesehatan kornea. Banyak dokter mata yang menyarankan jenis lensa ini untuk beberapa kasus kelainan mata seperti Myop tinggi dan Astigmat kornea tinggi.

Ketiga, jenis lensa kontak Silicone Hydrogel atau biasa disebut perpaduan dari keunggulan RGP dengan kelebihan pada HEMA. Lensa kontak ini memiliki kelenturab yang hamper sama dengan softlens sehingga nyaman digunakan. Karena bahannya yang unik, walaupun kadar airnya tergolong rendah tapi daya tembus oksigennya lima kali lebih banyak dari softlens HEMA sehingga bisa digunakan sampai 12 jam per hari. Sangat cocok bagi mereka yang perlu menggunakan lensa kontak dalam waktu lama.

(…bersambung).

 

 
108 Tahun Melayani : Kita Bersama Untuk Mereka PDF Cetak E-mail

Tepat pada 3 Januari 2017 Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo berulang tahun ke-108.  Tentunya dengan usia lebih dari 1 abad, Rumah Sakit Mata Cicendo akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia sesuai dengan perkembangan teknologi terkini.

Dengan tema Kita Bersama untuk Mereka, sesuai dengan Vision 2020, bermaksud mengajak seluruh masyarakat untuk dapat melakukan deteksi dini adanya Retinoblastoma di dalam mata seorang anak, yang terlihat warna putih pada pupil matana (white pupil).  Puncak acara Peringatan HUT PMN RS Mata Cicendo pada 5 Februari 2017 dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI,  Gubernur Jawa Barat, dan Walikota Bandung, yang sekaligus akan melakukan Pencanangan Kampanye Pupil Putih (White Pupil Campaign) dilanjutkan dengan Talkshow mengenai Vision 2020 dan White Pupil Caimpaign.

Mengapa Kampanye Pupil Putih (White Pupil Campaign) ? dikarnakan banyaknya anak dengan kasus Retinoblastoma datang ke PMN RS Mata Cicendo dalam kondisi stadium lanjut dan terlambat diketahui.

Hal ini menyebabkan PMN RS Mata Cicendo membentuk Layanan Mata Anak Terpadu Retinoblastoma.  Deteksi dini White pupil menjadi hal yang sangat penting dalam pencegahan kebutaan pada anak.

Retinoblastoma merupakan tumor ganas mata yang paling sering terjadi pada anak.  Leukocoria (pupil putih) atau seperti "mata kucing" merupakan tanda klinis awal yang tersering ditemukan oleh orang tua atau orang-orang disekitar pasien.  Insidensi retinoblastoma berkisar 1:16.000 dan 1:18.000 kelahiran hidup.  Penyakit ini bukan hanya mengancam penglihatan tapi juga nyawa/kehidupan.

Diharapkan dengan pencanangan White Pupil Campaign masyarakat lebih peduli (aware) mengenai pupil putih ini, dan diharapkan dapat melakukan deteksi dini sehingga sesegera mungkin memeriksakan anak/keluarganya ke PMN RS Mata Cicendo

 

 
"White Pupil Campaign" dan Peresmian Kamar Bedah PDF Cetak E-mail

Mari Peduli Kesehatan Mata Anak dengan "White Pupil Campaign"
Komitmen Bersama
Menteri Kesehatan RI - Gubernur Jawa Barat - Walikota Bandung - Direktur Utama PMN RS Mata Cicendo