Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

 

Follow Us

Who's Online

 Tamu : 6 
Cicendo Eye Hospital
Cara Berhenti Merokok Mulai Ramadhan dan Seterusnya PDF Cetak E-mail

Konsumsi rokok dapat menyebabkan gangguan penyakit seperti gangguan pernapasan, gangguan kardiovaskuler (hipertensi, stroke dan penyakit jantung koroner), kanker serta gangguan reproduksi dan kehamilan, bukan hanya itu  tetapi juga biaya hilangnya hari atau produktivitas.

Selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan seseorang dengan niat yang ihklas dan motivasi yang kuat sudah terlatih untuk tidak merokok dari sejak terbit fajar hingga terbenam matahari selama satu bulan penuh. Tentunya, perilaku yang baik ini diharapkan dapat dilanjutkan setelah bulan Ramadhan

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, dr. HM Subuh, MPPM, menyebutkan cara dan langkah  berhenti merokok serta tips berhenti merokok:

Cara pertama, berhenti seketika. Jika hari ini masih merokok, besok berhenti sama sekali. Cara ini yang besar kemungkinan berhasilnya.

Cara kedua, penundaan.  Tundalah saat merokok saat jam berbuka puasa. Misalnya, pada hari permulaan rokok pertama dihisap 1 jam setelah buka puasa. Pada hari kedua, rokok pertama dihisap 2 jam setelah buka puasa, dan seterusnya hingga hari ke empat berhenti sama sekali. Bila perlu, bisa juga masing masing  waktu dilakukan selama 2 hari, lalu 2 hari lagi bertahap mulai merokok lebih terlambat 1 jam, dan seterusnya sampai berhenti sama sekali.

Cara ketiga, pengurangan. Jumlah rokok yang dihisap setiap hari dikurangi secara berangsur angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari yang ditetapkan.  Misalnya hari pertama 10 batang, lalu selang 1 atau 2 hari  turun jadi 8 batang dan seterusnya. Pola pengurangan rokok dan target tanggal berhenti menjadi nol sudah harus ditetapkan sejak dini dan tidak lupa untuk memberitahunkan kepada keluarga atau kerabat agar untuk membantu mengingatkan. Sebagai contoh, tanggal yang dipilih untuk memulai ialah pada 17 Ramadhan (Nuzulul Quran) atau tanggal ganjil pada 10 hari terakhir Ramadhan.

Berhenti merokok memiliki banyak manfaat untuk kesehatan antara lain: perbaikan darah, denyut jantung dan aliran darah tepi  setelah 20 menit berhenti merokok. Jika berhenti merokok selama 15 tahun, maka risiko  jantung dan stroke turun ke tingkat yang sama dengan bukan perokok

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.depkes.go.id dan email kontak@depkes.go.id. -

Sumber : http://www.depkes.go.id/

 
Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2016 PDF Cetak E-mail

Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2016, dimulai dari berpartisipasi dalam kegiatan puncak HLUN 2016 di halaman parkir barat Gedung Sate Provinsi Jawa Barat pada tanggal 2 Juni 2016. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pemeriksaan mata dan konsultasi gizi.

Selanjutnya pada tanggal 3 Juni 2016 dilaksanakan puncak acara Peringatan HLUN 2016 di Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo Bandung. Kegiatan yang dilaksanakan dimulai dari senam jantung sehat, pemeriksaan gula darah dan tekanan darah, konsultasi gizi, pemeriksaan mata dan skrining retinopati, kunjungan direksi ke pasien lansia serta ditutup dengan Siang Klinik Retinopati Diabetika dengan narasumber Dr. dr. Iwan Sovani, SpM(K), MKes., MM.

Sesuai dengan tema HLUN 2016, Bersama Lansia, Dari Lansia, Untuk Lansia: Lansia sehat, lansia aktif, lansia produktif,  yang aktif dan produktif, diharapkan para lansia selalu sehat sehingga aktif dan produktif dalam menjalani berbagai aktifitas.

 

 
Kunjungan studi banding RS. Mata Bali Mandara PDF Cetak E-mail

28 April 2016 Pusat Mata Nasional RS. Mata Cicendo Bandung menerima kunjungan  dari Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Dalam kunjungan studi banding  ini,  RS Mata Bali Mandara mendapatkan informasi mengenai pengelolaan optik, sarana dan prasarana ruang operasi serta bidang arsitektur yang diterapkan di Rumah Sakit Mata Cicendo. Kunjungan ini diterima oleh Direksi PMN RS Mata Cicendo yang dalam hal ini diwakili Direktur Umum, SDM dan Pendidikan Rumah Sakit Mata Cicendo, Drs. Setyo Budi Hartono, MM

 

 

 
RAKER I ARSAMI, Seminar dan Workshop PDF Cetak E-mail

Bertempat di Pusat Mata Nasional RS.Mata Cicendo, pada tanggal 27 dan 28 Mei 2016 dilaksanakan rangkaian kegiatan seminar, workshop dan RAKER I Asiosiasi Rumah Sakit Mata Indonesia dengan tema "Eksistensi Pelayanan Mata di era JKN".  Acara ini dipimpin Ketua ARSAMI Dr. Hikmat Wangsaatmadja, SpM(K), M.Kes, MM dan dibuka oleh Direktur Utama PMN RS Mata Cicendo Bandung, Dr. Irayanti, SpM(K), MARS.  Kegiatan juga dihadiri oleh para anggota ARSAMI di Indonesia.

 
AYO CUCI TANGAN ! PDF Cetak E-mail

 
« MulaiSebelumnya11121314151617181920BerikutnyaAkhir »

Halaman 13 dari 22


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.