Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

 

Follow Us

Who's Online

 Tamu : 59 
Cicendo Eye Hospital
108 Tahun Melayani : Kita Bersama Untuk Mereka PDF Cetak E-mail

Tepat pada 3 Januari 2017 Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo berulang tahun ke-108.  Tentunya dengan usia lebih dari 1 abad, Rumah Sakit Mata Cicendo akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia sesuai dengan perkembangan teknologi terkini.

Dengan tema Kita Bersama untuk Mereka, sesuai dengan Vision 2020, bermaksud mengajak seluruh masyarakat untuk dapat melakukan deteksi dini adanya Retinoblastoma di dalam mata seorang anak, yang terlihat warna putih pada pupil matana (white pupil).  Puncak acara Peringatan HUT PMN RS Mata Cicendo pada 5 Februari 2017 dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI,  Gubernur Jawa Barat, dan Walikota Bandung, yang sekaligus akan melakukan Pencanangan Kampanye Pupil Putih (White Pupil Campaign) dilanjutkan dengan Talkshow mengenai Vision 2020 dan White Pupil Caimpaign.

Mengapa Kampanye Pupil Putih (White Pupil Campaign) ? dikarnakan banyaknya anak dengan kasus Retinoblastoma datang ke PMN RS Mata Cicendo dalam kondisi stadium lanjut dan terlambat diketahui.

Hal ini menyebabkan PMN RS Mata Cicendo membentuk Layanan Mata Anak Terpadu Retinoblastoma.  Deteksi dini White pupil menjadi hal yang sangat penting dalam pencegahan kebutaan pada anak.

Retinoblastoma merupakan tumor ganas mata yang paling sering terjadi pada anak.  Leukocoria (pupil putih) atau seperti "mata kucing" merupakan tanda klinis awal yang tersering ditemukan oleh orang tua atau orang-orang disekitar pasien.  Insidensi retinoblastoma berkisar 1:16.000 dan 1:18.000 kelahiran hidup.  Penyakit ini bukan hanya mengancam penglihatan tapi juga nyawa/kehidupan.

Diharapkan dengan pencanangan White Pupil Campaign masyarakat lebih peduli (aware) mengenai pupil putih ini, dan diharapkan dapat melakukan deteksi dini sehingga sesegera mungkin memeriksakan anak/keluarganya ke PMN RS Mata Cicendo

 

 
108 Tahun Cicendo Melayani Indonesia: Kita Bersama untuk Mereka PDF Cetak E-mail

Pada 3 Januari 2017, Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo berusia tepat 108 tahun. Di usianya yang telah menginjak lebih dari 1 abad, RS Mata Cicendo selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggannya.

Di hari istimewanya, Direktur Utama Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo, dr. Irayanti, SpM(K), MARS melakukan Pembukaan Rangkaian Kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 dan Launching Panduan Interaksi Layanan.

Berbagai acara, baik internal maupun eksternal akan dilaksanakan mulai dari Cicendo Idol, pertandingan futsal, sepeda santai, jalan santai, pertandingan bulutangkis se-Jawa Barat, Lomba Fotografi, Pemilihan Duta Mata Sehat 2017, dan puncaknya adalah Fun Run 5K dan Talkshow serta Bazzar yang direncanakan pada hari Minggu, 5 Februari 2017.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pertandingan dan rangkaian kegiatan HUT RS Mata Cicendo, dapat dilihat pada tautan www.cicendo108.org

 
LASIK, Kacamata Tak Perlu Lagi

MESKI kelihatannya keren, menggunakan kacamata juga lensa kontak kerapkali membuat kita tidak nyaman dan bebas. Kacamata bahkan bisa jadi memperburuk penampilan kita.Sekarang, Anda tak perlu khawatir dengan persoalan ini.

LASIK atau laser in-situ keratomileusis, merupakan jenis prosedur bedah yang menjadi sebuah fenomena jaman ini, karena dapat memperbaiki mata bermasalah seperti rabuh jauh, rabun dekat serta kelainan mata lainnya dalam waktu singkat. Tak heran bila prosedur ini makin diminati karena aman, efektif, cepat sembuh dan rendahnya tingkat kerisihan.

Artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai LASIK dan apa saja prinsip dasarnya. Tentunya agar masyarakat tidak lagi ragu dan mengetahui dengan benar apa itu LASIK dan seperti apa prosedurnya.

Apakah LASIK itu?
LASIK muncul dari pengembangan berbagai teknik bedah refraktif. Intinya, ada 2 tahap proses LASIK. Pertama, membuat bukaan kecil tipis pada kornea dan yang kedua adalah tahap merancang ulang kornea dengan membuang sebuah jaringan di kornea menggunakan laser. Bukaan kornea kemudian ditutup kembali dan direkatkan hingga proses penyembuhan selesai.

Pengerjaan dasar dari menciptakan bukaan LASIK pada kornea diawali pada tahun 1950-an, ketika ditemukannya microkeratome, sebuah pisau metal mekanikal yang digunakan untuk membuka kornea. Selama bertahun-tahun, microkeratome terus disempurnakan hingga kini, proses pembukaan kornea menjadi aman dan nyaman.

Penemuan teknologi kedua untuk LASIK muncul pada tahun 1980 dimana ditemukan laser ultraviolet yang dapat menggores suatu jaringan secara tepat tanpa merusak jaringan lain di sekitarnya. Dua tahun kemudian, potensi dan fungsi dari laser ini dalam bidang bedah diumumkan.

Bagaimana Cara Kerja LASIK?
Kornea memegang peranan penting dalam LASIK karena kornea memegang hampir seluruhnya kekuatan pembiasan pada mata, dimana sumber kekuatan mata yang lain datang dari lensa kristal jernih mata yang alami. Oleh karena itu, memodifikasi bentuk kornea juga berarti merubah status pembiasan pada mata. Inilah prinsip dasar dibalik operasi LASIK serta pembedahan refratif lain pada kornea.

Untuk mengobati rabun jauh (myopia), bagian tengah kornea digepengkan untuk mengurangi kemampuan pembiasan kornea. Untuk mengobati rabun dekat (hyperopia), bagian kornea dipertajam untuk meningkatkan kemampuan pembiasannya. Untuk mengobati kelainan mata seperti pandangan yang tidak jelas (astigmatism), lekukan kornea yang berjarak 90 derajat dari porosnya dibuat sama dan seimbang.

 
Siang Klinik dalam rangka Hari AIDS di RS Mata Cicendo PDF Cetak E-mail

Dalam rangka Hari AIDS yang diperingati setiap tanggal 1 Desember, RS Mata Cicendo Bandung melaksanakan acara Siang Klinik dengan tema Infeksi Mata pada HIV, bertempat di ruang tunggu pasien poliklinik Gedung B lt.2 pada tanggal 7 Desember 2016.

Acara Siang Klinik kali ini menampilkan narasumber dokter spesialis mata dengan sub spesialisasi Infeksi dan Imunologi, dr. Erna Tjahjaningtyas, SpM(K) yang memaparkan mengenai gambaran mengenai virus HIV dan penyakit-penyakit infeksi yang berhubungan dengan virus tersebut.

 
Puncak KHN ke 52 Provinsi JawaBarat PDF Cetak E-mail

Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati pada tanggal 12 November setiap tahun merupakan momentum bagi bangsa Indonesia untuk berfokus membangun diri, keluarga, masyarakat dan negara, khususnya di bidang pembangunan kesehatan sesuai dengan tema Pada peringatan HKN ke-52 tahun ini Indonesia Cinta Sehat dengan sub tema Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat.


Puncak acara Gebyar Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 tingkat Provinsi JawaBarat Tahun 2016 berlangsung di Parkir Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Minggu 27 November 2016, Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan memberikan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan mata gratis kepada masyarakat dan pengunjung.


Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatan matanya sehingga jika mempunyai keluhan dapat ditangani dengan cepat.

 
« MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir »

Halaman 9 dari 22


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.