Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

Follow Us

Who's Online

 Tamu : 19 
Cicendo Eye Hospital
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN PEMAKAIAN KACAMATA PADA PROGRAM PENAPISAN KELAINAN REFRAKSI ANAK USIA SEKOLAH PDF Cetak E-mail

Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi merupakan penyebab utama gangguan penglihatan dan penyebab kebutaan kedua tertinggi di dunia. World Health Organization (WHO) memperkirakan 153 juta orang di seluruh dunia mengalami kelainan refraksi yang tidak terkoreksi dan 12,7% adalah populasi anak. Anak usia sekolah merupakan kelompok usia yang rentan, dimana gangguan penglihatan dapat berdampak serius terhadap kemampuan belajar, prestasi akademis, kualitas hidup, dan kepercayaan dirinya. Penatalaksanaan kelainan refraksi pada anak menjadi sangat penting untuk mencegah berbagai dampak negatif tersebut, mengingat merupakan anak merupakan aset berharga bagi masa depan suatu bangsa.

Selanjutnya...
 
Diagnosis dan Tatalaksana Pasien dengan Insufisiensi Akomodasi PDF Cetak E-mail

Akomodasi adalah perubahan dinamis dari kekuatan dioptri optik mata melalui perubahan kurvatur dan ketebalan lensa. Proses akomodasi dapat terjadi karena adanya kontraksi otot siliaris, relaksasi otot zonular di ekuator lensa, penurunan diameter lensa serta penebalan lensa kristalin. Akomodasi memungkinkan adanya perpindahan titik fokus mata dari objek yang jauh ke objek yang dekat. Apabila seseorang mengalami gangguan akomodasi, maka kinerja seseorang dalam melakukan pekerjaan yang membutuhkan penglihatan dekat akan terganggu. Oberholzer et al. dalam penelitiannya menyebutkan bahwa salah satu fungsi visual amplitudo yang secara signifikan berhubungan dengan prestasi akademik adalah amplitudo akomodasi yang dibutuhkan untuk penglihatan dekat.

Selanjutnya...
 
In House Training Lensa Kontak PDF Cetak E-mail

 
Tatalaksana Ulkus Kornea yang Disebabkan oleh Methycillin-Resistant Staphylococcus haemolyticus (MRSH) PDF Cetak E-mail

Kerusakan kornea merupakan penyebab utama kebutaan monokular di dunia, terutama mengenai populasi marginalis. Kekeruhan kornea yang paling banyak disebabkan oleh keratitis infeksius merupakan penyebab kebutaan ke empat secara global dan merupakan penyebab 10% gangguan penglihatan yang dapat dihindari di negara-negara berkembang. Insiden ulkus kornea pada negara berkembang diperkirakan 100 hingga 800 per 100.000 orang per tahun. Menurut data infodatin tahun 2014, kebutaan yang disebabkan oleh kekeruhan kornea merupakan penyebab keempat kebutaan di Indonesia.

Selanjutnya...
 
Jelajah Negeri Februari Bakti Sosial di Pangkal Pinang PDF Cetak E-mail

 
« MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir »

Halaman 3 dari 77


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.