Desain dan Aplikasi Penggunaan Lensa Kontak Berwarna PDF Cetak E-mail

Lensa kontak adalah lensa yang dipasang pada permukaan kornea atau sklera untuk tujuan memperbaiki kelainan refraksi, terapi atau kosmetik. Perkembangan dan penggunaan lensa kontak semakin pesat.  Prevalensi pengguna lensa kontak di seluruh dunia sekitar 128 juta orang. Salah satu jenis lensa kontak yang banyak digunakan saat ini adalah lensa kontak berwarna. Lensa kontak berwarna berfungsi untuk kosmetik, prostetik, terapeutik dan profilaksis Lensa kontak berwarna dalam dekade terakhir mengalami peningkatan penggunaan, rentang umur pemakai lensa kontak terbanyak pada umur 16-38 tahun. Prevalensi penggunaan lensa kontak berwarna di Amerika Serikat paling banyak pada wanita sekitar 98,4% dan laki-laki 1.6%. Tingginya pemakaian lensa kontak pada wanita karena untuk alasan kosmetik.

Lensa kontak berwarna terdiri dari lensa kontak lunak dan keras. Kelebihan lensa kontak keras berwarna adalah dapat dicat dengan desain yang unik dan gambar iris yang menyerupai iris aslinya, sehingga lensa kontak keras berwarna lebih baik digunakan sebagai prostetik. Kekurangan lensa kontak keras berwarna adalah kurang baik untuk pemakaian kosmetik karena bentuknya yang kecil, tidak menutupi seluruh permukaan kornea dan mudah lepas bila berkedip. Kelebihan lensa kontak lunak berwarna adalah cocok untuk pemakaian kosmetik karena lebih stabil dan dapat menutupi seluruh permukaan kornea.

 

Handling Tints

Handling tints dikenal sebagai Lens Visibility Tints atau Locator Tints dimana warna lensa kontak diberikan dengan tujuan mewarnai lensa kontak agar mudah terlihat di tempat lensa kontak atau dapat dengan mudah terlihat apabila jatuh Warna yang sering diberikan adalah hijau dan biru. Kadar warna yang diberikan pada lensa kontak sekitar 5-15 % dan tidak mempengaruhi warna iris. Pemberian warna pada lensa kontak tidak mempengaruhi penglihatan, dan persepsi warna.

Lensa Kontak Kosmestik

Lensa kontak kosmetik adalah lensa kontak berwarna yang dirancang untuk meningkatkan atau merubah penampilan mata, apabila seseorang dengan warna mata coklat menginginkan warna mata menjadi hijau kebiruan dapat dibantu dengan memakai lensa kontak berwarna hijau kebiruan.

Peningkatan warna mata pada lensa kontak kosmetik didapatkan dengan cara mengkombinasi warna transparan dan opak. Lensa warna transparan dapat mentransmisikan cahaya sebanyak 70% masuk ke mata, tersedia dalam berbagai corak. Corak terbanyak berbentuk cincin konsentris dengan pupil jernih. Lensa warna opak dapat menyerap atau memantulkan cahaya yang masuk ke mata. Warna mata dapat berubah total dengan warna opak. Warna yang paling sering diproduksi adalah aquamarine, biru, hijau dan amber.

Lensa Kontak Prostetik

Lensa kontak prostetik merupakan lensa kontak yang diwarnai dengan tujuan untuk memperbaiki penampilan mata yang cacat. Indikasi lensa kontak prosetetik adalah kasus-kasus setelah mengalami trauma, penyakit mata, dan kelainan kongenital.

Lensa Kontak Terapeutik

Lensa kontak terapeutik adalah lensa kontak berwarna dengan design untuk mengobati kerusakan dan penyakit kongenital. Pemakaian lensa kontak berwarna terapeutik dapat mengurangi fotofobia pada kasus aniridia, albinisme, penyakit pada retina, menghilangkan monokuler polypopia karena trauma, menghilangkan diplopia binocular di juling (dalam kasus dimana intervensi bedah dan optik kontraindikasi) dan nistagmus.

Performance Enhancing Tinted Lenses

Performance Enhancing Tinted Lenses dibagi menjadi dua yaitu lensa kontak berwarna untuk meningkatkan penglihatan warna dan olahraga. Lensa kontak berwarna untuk meningkatkan warna sering dipakai pada pasien dengan gangguan penglihatan warna. Lensa kontak olahraga sering digunakan atlet.

Penglihatan Warna

Penglihatan warna dapat ditingkatkan dengan penggunaan lensa kontak berwarna. Lensa kontak warna merah dapat meningkatkan penglihatan warna pada pasien dengan gangguan penglihatan warna, contohnya lensa kontak X-krom memiliki pupil berwarna merah, dengan diameter lensa X-krom dapat bervariasi sesuai kebutuhan pemakainya. X-krom dapat meningkatkan kemampuan diskriminasi warna pada pasien dengan gangguan penglihatan warna merah dan hijau. Melalui suatu proses di retina sehingga dapat diperoleh penglihatan warna yang lebih beragam.

Olahraga

Lensa kontak untuk olahraga merupakan lensa kontak berwarna untuk kegiatan olahraga. Lensa kontak ini sering dipakai oleh para atlet untuk meningkatkan prestasi dengan meningkatkan kontras. Terdapat dua warna yang disarankan digunakan untuk olahraga yaitu kuning dan abu-abu kehijauan. Warna kuning disarankan untuk olahraga sepak bola, rubby, tenis dan bisbol karena dapat meningkatkan kontras, sehingga bola terlihat jelas.

Lensa Kontak Profilaksis

Lensa kontak profilaksis adalah lensa kontak berwarna yang mempunyai tujuan untuk mencegah kerusakan atau penyakit pada mata dengan jalan melindungi dari sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan. Lensa kontak dengan perlindungan UV mungkin berguna bagi orang sering terkena sinar matahari, seperti orang yang berkegiatan di luar ruangan, rekreasi, penguna obat-obatan fotosensitif dan afakia.

Lensa Kontak Theatrikal

Lensa kontak theatrikal adalah lensa kontak yang diwarnai untuk tujuan efek dramatik atau theatikal. Lensa seperti ini dikenal sebagai lensa kostum atau lensa pesta. Efek seperti mata srigala, bendera nasional, hati, dan kartu as dapat diproduksi. Lensa kontak seperti ini digunakan hanya sebagai assesoris saja, tetapi penggunaanya harus dilakukan pemeriksaan mata yang menyeluruh untuk memastikan apakah lensa kontak tepat untuk mata pemakai. Pemakai lensa kontak harus diedukasi agar penggunaan lensa kontak tidak bergantian dengan orang lain karena mungkin tidak tepat dan kontra indikasi untuk orang lain, adanya resiko terkontaminasi infeksi.

Komplikasi

Komplikasi pemakaian lensa kontak berwarna adalah sensasi tidak nyaman, mata kering, penurunan tajam penglihatan, infeksi dan peradangan pada mata. Komplikasi dapat minimal terjadi apabila penggunaannya sesuai dan perawatannya baik.

Simpulan

Lensa kontak berwarna baik lensa kontak lunak maupun keras memiliki beberapa desain dan fungsi. Fungsi dari lensa kontak warna antara lain handling tints, kosmetik, prostetik, terapeutik, performance enhancing tinted lenses, theatrikal, dan profikasis. Komplikasi yang dapat ditimbulkan sensasi tidak nyaman, mata kering, penurunan tajam penglihatan, penurunan tajam penglihatan, infeksi dan peradangan pada mata.

DAFTAR PUSTAKA

1. Efron, Nathan. Contact Lens Practice Third Edition. Tinted Lenses. Elsevier. Australia. 2018. Hal 204-213.

2. Bennett, Edward. Clinical Contact Lens Practice. Lippincott. Philadelphia. 2015. Hal 360-378.

3. Gasson, Andrew. The Contact Lens Manual. A Practical Guide To Fitting. Fourth Edition. London. 2012. Hal 295-303.

4. Mannis, Mark J. Contact Lenses in Opthalmic Practice. Cosmetic and Prostetic Contact Lenses. Springer-Verlag. New York. 2014. Hal 191-205.

5. Chowdhury, Partha. Functional Vision With X-Chrome Lenses. Optometry Open Access.India.2017.2:1

6. Usuwaqwu. UV-vis light transmittance through tinted contact lenses and the effect of color on values. Cont Lens Anterior Eye. 2014 Jun;37(3):136-43.

7. Schornack. The Use of Tinted Contact Lenses in The Management of Achromatopsia. Optometry.2014.17-22

8. Erickson, Graham. Sport Vision. Vision Care for Enhancement of Sport Performance. Elsevier. Piladelphia. 2017. Hal 121-140.

9. Muntilab, HA. Special tinted contact lens on colour-defects. Clin Ter. 2012;163(3):199-204

10. Ortiz, C. Optical quality and vision with iris-coloring so contact lenses. Optom. 2014. Vis. Sci, 91, 564–569.

11. Watanabe, Kaido. The effect of tinted soft contact lens wear on functional visual acuity and higher-order aberrations. Contact Lens and Anterior Eye. 2014, 37, 203–208.

 

 


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.nike huarache pas cher air jordan femme Scarpe Air Jordan air jordan femme jordan scarpe scarpe jordan cheap air max uk