Akselerasi Penanggulangan Gangguan Penglihatan Nasional PDF Cetak E-mail

RSMC (18/10) Saat ini Angka Kebutaan cenderung meningkat khususnya di Indonesia. Dengan tingkat kebutaan mencapai 1,5% lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara,  Indonesia masuk tiga besar daftar negara dengan tingkat kebutaan tertinggi di dunia. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di Indonesia, terdapat sekitar 3,5 juta orang mengalami kebutaan pada kedua mata dimana 50%-nya atau sekitar 1,5 juta orang mengalami kebutaan akibat katarak. Angka kebutaan katarak meningkat seiring dengan bertambahnya usia, sehingga angkanya akan meningkat pada masyarakat berusia diatas 50 tahun.

 

Dengan dicanangkannya Peta Jalan Penanggulangan Gangguan Penglihatan 2017-2030 oleh Menteri Kesehatan RI pada World Sight Day 12 Oktober 2017, Rumah Sakit Mata Cicendo sebagai Pusat Mata Nasional turut berperan mendukung program tersebut. Hal ini direalisasikan dengan dilakukannya Akselerasi Penanggulangan Gangguan Penglihatan Nasional yang diluncurkan pada rangkaian World Sight Day di PMN RS Mata Cicendo, diantaranya melalui aplikasi pendataan kasus gangguan penglihatan dalam hal ini katarak dengan nama Aplikasi PGP Nasional yang dibangun mandiri oleh PMN RS Mata Cicendo. Aplikasi ini selanjutnya akan menampilkan sebaran dan pemetaan kasus gangguan penglihatan katarak di daerah.

 

Pelatihan Angkatan I dilakukan kepada kader dan petugas puskesmas di daerah (saat ini di Kota Bandung) dengan Pembekalan Entry Data Aplikasi PGP Nasional berbasis android dan Pelatihan Skrining/Deteksi Gangguan Penglihatan Katarak dengan Hitung Jari dan Funduskopi.

 

Hadir pada acara ini dari Direktorat P2PTM Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kota Bandung, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, juga Ikatan Alumni SMA 5 Bandung Angkatan 73 yang berperan aktif dengan mendukung penyelenggaraan Bakti Sosial Operasi Katarak. Pada kesempatan ini seluruh tamu yang hadir turut menandatangani Komitmen Penanggulangan Gangguan Penglihatan Nasional.

 

 


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.