Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

Follow Us

Who's Online

 Tamu : 34 
Cicendo Eye Hospital
Pembahasan Gangguan Penglihatan dengan Direktur P2PTM Kemenkes RI PDF Cetak E-mail

 
Anda menggunakan Lensa Kontak ? PDF Cetak E-mail

Lensa kontak adalah lensa tipis yang dipakai menempel pada kornea mata. Lensa kontak memiliki fungsi yang sama dengan kacamata, yaitu mengkoreksi kelainan refraksi, medikasi dan kosmetik. Sejarah penemuan lensa kontak pada mulanya berawal dari kacamata. Ide dasar pembuatan lensa kontak sebenarnya telah dikenal mulai dari tahun 1508 bardasarkan catatan dan gambaran serta sketsa yang dibuat oleh Leonardo Da Vinci.

Selanjutnya...
 
Efektifitas dan Keamanan Lensa Kontak PDF Cetak E-mail

Myopia adalah kelainan refraksi yang paling sering ditemukan dan merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan. Prevalensi myopia dalam waktu 20 tahun terakhir semakin meningkat. Prevalensi myopia di Asia Timur khususnya di Taiwan mencapai 80-90% populasi sedangkan di Australia dan Amerika Utara mencapai 30% populasi. Myopia derajat tinggi meningkatkan risiko terjadinya ablatio retina, degenerasi makula, neovaskularisasi koroid, katarak, dan glaukoma. Risiko tersebut meningkat seiring dengan meningkatnya kecepatan progresivitas myopia dan pemanjangan axial bola mata. Komplikasi myopia tersebut seringkali terjadi pada populasi yang aktif secara sosial dan ekonomi. Prevalensi yang semakin meningkat, morbiditas yang mungkin terjadi, serta beban biaya yang ditimbulkan menyebabkan myopia telah menjadi masalah kesehatan masyarakat.


Selanjutnya...
 
PIT STOP & EXPO AKREDITASI 2018 PDF Cetak E-mail

 
Lensa Kontak Pada Pasien Astigmatisme Disertai Mata Kering PDF Cetak E-mail

Astigmatisme merupakan kelainan refraksi yang umum dialami oleh 4% hingga 30% dari populasi. Orang Asia dan Amerika menunjukkan prevalensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok etnis lainnya. Penelitian oleh Opacic KC melaporkan dari 45% mata yang dikoreksi memiliki astigmatisme lebih dari 0.75 D, dan 2% memiliki astigmatisme lebih dari 3 D. Kacamata, lensa kontak, dan bedah refraktif merupakan beberapa alternatif untuk mengkoreksi astigmatisme. Kacamata paling sering digunakan untuk mengoreksi astigmatisme, namun penggunaan kacamata dapat menyebabkan timbulnya distorsi spasial akibat variasi magnifikasi gambar pada tiap meridian yang dapat timbul pada lensa kacamata astigmat. Penggunaan lensa kontak memiliki keunggulan dibandingkan kacamata dimana efek magnifikasi gambar lebih minimal dan tidak menimbulkan distorsi spasial.

Selanjutnya...
 
« MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir »

Halaman 1 dari 64


Copyright © 2012 RS Mata Cicendo-Bandung, All Rights Reserved.